Asalamualaikum warohmatulohi wabarakatuh.
Hai nama saya luciana, yang sering dipanggil dengn uci atau cici . Saya mahasiswa semester 1 yang kuliah di IAIN PALANGKA RAYA. Hobi saya membaca buku komik , menonton film- film luar, dan menonton drama Korea. Saya yakin bukan haya saya yang suka drama Korea. Karna zaman sekarang udah pada demam drama Korea dari kalangan remaja bahkan ibu-ibu. Tapi disini saya tidak membahasa tentang drakor ya . Saya akan menceritakan pengalaman menarik saya baru - baru ini saya alami.
Saya adalah mahasiswa baru Di kampus saya yaitu IAIN PALANGKA RAYA . Nah ,di kampus saya itu ada yang namnya MA'HAD AL-JAMI'AH . Setiap mahasiswa baru baik laki- laki atau pun perempuan di wajibkan untuk mengikuti program ma'had(asrama) ini 41 hari. Jadi, otomatis saya pun diwajibkan tinggal di ma'had. Setiap mahasiswa mempunyai bagian rolling nya masihng- masing. Saya dapet rolling 2 yang baru saja selesai kurang lebih 2 minggu ini.
Dalam asrama (ma'had) ada yang namanya Musyrifah yaitu pengurus ma'had. Setiap 2 kamar memiliki 1 pengurus / Musyrifah yang di panggil dengn sister. Kamar saya dan kamar sebelah saya mendapatkan Musyrifah yang sama. Jadi kamar sebelah dan kamar saya menjadi satu member, yang setiap melakukan kegiatan selalu bersama-sama. Seperti tahfiz, bapi, kultum, dan tugas akhir yaitu membuat film pendek.
Pengalaman paling berkesan bagi saya ialah saat tinggal di ma'had pada minggu-minggu akhir . Kami setiap mahasantri ma'had al-jani'ah harus membuat sebuah film pendek atau drama. Pada saat itu kami jua masih aktif-aktifnya kuliah. Jadi setiap mau membuat filem ini selalu ada halangan. Karena kesibukan pada kuliah masing-masing. Ada yang egonya besar yang hanya memperdulikan tugas kuliah padahal d kumpul masih lama dari pada tugas ma'had yang 2 hari lagi harus dikumpul.
Saya sempat marah karna saya juga sibuk semua orang sibuk tapi masih bisa meluangkan waktu meski Sesibuk-sibuknya. Adu argumen perdebatan selalu terjadi setiap membahas bagaimana kelanjutan membuat film. Menurut saya ini bakalan tidak mudah untuk dilaksanakan karna kamar sebelah hanya mementingkan ego masing-masing. Member kamar saya selalu menunggu mereka ada waktu sampai tidak makan dan tidak mandi.
Salah satu member kamar saya sudah tidak tahan dengan sikap kamar sebelah jadi dia marah- marah dalam grup yang dikhususkan untuk member kamar kami dan kamar sebelah. Setelah melihat member kamar kami marah mereka pun mulai mengalah dan mau mengerjakan kelanjutan film pendek kami.
Karna waktu kami membuat film sudah sangat siang jadi kami pun pasrah dengan hasilnya nanti. Malam pun tiba, malam terakhir pengumpulan tugas filem pendek ini. Kami sagat gelagapan karna sudah lewat waktu nya. Karna waktu nya sudah sangat terlambat kami pun kumpul seadanya. Kami sudah merasa itu seadanya padahal dibuat sangat susah payah kerena perlu perjuangan dan kesabaran.
Malam ini malam perpisahan untuk rolling 2 disini akan diumumkan pemenag-pemenang dari semua kegiatan yang dilaksanakan di ma'had selama 41 hari. Tibalah pengumuman film pendek terbaik kami sudah sangat pasrah karna kami yakin tidak akan menang. Tidak disangka- sangka dan diduga-duga kami memang. Film pendek yang kami buat jadi film terbaik putri. Senang sedih dan malu perasaan campur menjadi satu. Karna bagi yang memenangkan film pendek ini akan di tonton bersama semua mahasantri putri dan putra rasanya sangat malu, tapi juga seneng.
Malam perpisahan itu lah menjadi malam berkesan bagi saya karna semua saya rasakan. Rasa sedih karna akan berpisah, rasa lega karna saya bisa melewatkan 41 hari di asrama yang bisa di bilang tidak mudah , rasa bahagia karna bisa memenangi filem terbaik meski bertengkar nya saat membuat film pendek nya. Kata pepatah memang selalu benar " Usaha tidak akan menghianati hasil". Terimaksih untuk member kamar 231 dan 135 karna kalian saya mendapatkan kenangan dan pengalaman yang berkesan. The end
Wasalamuallaikum warohmatulohi wabarakatuh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar